Minggu, 01 Agustus 2010

Anak Tak Perlu Diberi Multivitamin Tiap Hari


Orangtua memberikan anaknya multivitamin karena khawatir anaknya tidak mendapatkan nutrisi yang tepat atau ingin melindungi anaknya dari berbagai penyakit. Perlukah anak diberi multivitamin tiap hari?

Meski beberapa anak hanya mau makan jenis makanan tertentu, menurut para ahli hal ini tidak berarti seorang anak mengalami kekurangan gizi. Itu artinya tidak semua anak memerlukan multivitamin yang dikonsumsi setiap hari.
Karena anak-anak tidak memerlukan vitamin atau mineral dalam jumlah yang besar.

Apalagi kini banyak jenis makanan yang sudah dilengkapi atau diperkaya dengan nutrisi tertentu yang penting untuk anak. Sehingga kemungkinan anak-anak sudah mendapatkan lebih banyak vitamin dan mineral dari yang orangtuanya pikirkan.

Dikutip dari Mayo Clinic, Senin (2/8/2010), sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah si kecil memang membutuhkan tambahan vitamin atau tidak.

Jika memang membutuhkan, pastikan orangtua memilih vitamin yang khusus untuk anak-anak. Karena anak bukanlah miniatur dari orang dewasa, sehingga dosis yang diberikan memang sesuai dengan usia anak.

Hal lain yang harus diperhatikan orangtua dalam memberikan multivitamin untuk anaknya adalah dosis vitamin dan mineral yang terkandung dalam multivitamin tersebut dan adanya kontra indikasi.

Dosis yang harus diberikan serta pastikan bahwa multivitamin tersebut sudah terdaftar sebagai obat yang aman untuk dikonsumsi. Kondisi ini untuk menghindari berlebihnya asupan vitamin dan mineral yang diterima oleh anak.

Satu hal yang harus diperhatikan oleh orangtua adalah multi vitamin yang diberikan tidak bisa menggantikan nutrisi yang kurang. Sehingga orangtua tetap harus memberikan anak makanan yang sehat dan seimbang serta cemilan yang bergizi untuk anak.

Multivitamin yang diberikan hanya bersifat sebagai alternatif saja, sebab daya tahan tubuh anak tetap terjaga jika nutrisinya lengkap dan pola makannya teratur.

Sebaiknya multi vitamin hanya diberikan pada saat-saat tertentu saja, misalnya saat anak sedang kurang nafsu makan atau anak baru sembuh dari sakit.

Perhatikan juga bagaimana perkembangan serta pertumbuhan anaknya, untuk mengetahui apakah anak memang membutuhkan tambahan vitamin atau tidak.

Tidak ada komentar: